DaerahHeadlinePolitik
Trending

Golkar dan PAN Pastikan Merapat, Edi-Rendi Potensi Besar Lawan Kotak Kosong di Pilkada Kukar

Apiknews.com, Kutai Kartanegara – Kabar terbaru dari perhelatan politik Pilkada Kutai Kartanegara 2020, setelah PAN, kini Partai Golkar dikabarkan telah merapat dan ikut mengusung Edi Damansyah – Rendi Solihin.

Kabar ini telah dikonfirmasi melalui Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar tingkat I Kaltim, Mas’ud.Hasan mengatakan, dengan terbitnya SK Golkar di Kukar untuk Edi-Rendi, menandakan seluruh partai telah memastikan arah dukungan, kecuali Hanura.

Hasan juga menyampaikan bahwa pihaknya mengusulkan beberapa nama kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP), termasuk kader Golkar juga yang dianggap memiliki potensi kuat.

Namun, setelah dilakukan survei oleh DPP, ternyata yang tertinggi hingga mencapai 65 persen itu adalah Edi-Rendi.

Lanjut dia, terbitnya SK dari Partai Golkar kepada pasangan Edi-Rendi itu, menutup peluang calon rivalnya yakni pasangan Awang Yacoub Luthman (AYL) dan Suko Buono karena tidak mencukupi persyaratan kursi yang dibutuhkan untuk mendaftar ke KPU Kutai Kartanegara.
“Sehingga ini berpotensi melawan kotak kosong,” kata Hasan.

Hal ini juga diamini oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Kalimantan Timur (Kaltim), Rudi Mas’ud.

Menurut Rudi, alasan Golkar mendukung Edi-Rendi karena berdasarkan hasil survei, pasangan ini tertinggi. Salain itu pasangan Edi-Rendi dinilai ideal dan berpengalaman, karena Edi didampingi Rendi dari kalangan milenial.

Ia mengakui Rendi juga tercatat sebagai kader terbaik Golkar. Bahkan pada Pemilihan Legislatif 2019 Rendi menjadi peraih suara terbanyak. Rudi pun mengaku tidak masalah meskipun kadernya berada di posisi kedua atau sebagai wakil bupati.

“Walaupun kita hanya menjadi wakil, tidak masalah, karena memang itulah yang paling ideal,” jelasnya.

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) juga telah menyatakan dukungan kepada pasangan Edi-Rendi. Sekjen DPP PAN, Eddi Soeparno mengatakan keputusan untuk mengusung pasangan Edi-Rendi di Pilkada Kukar sesuai dengan usulan dari DPD PAN Kukar dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN.

Padahal diketahui sebelumnya Partai Amanat Nasional (PAN) sempat mendukung Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Awang Yacob Luthman (AYL)-Suko Buono dalam kompetesi Pilkada 2020.

“Bahwa sesuai dengan usulan dari DPD Kukar dan DPW Kaltim, DPP PAN telah memberikan keputusan untuk mengusung pasangan Pak Edi Damansyah dan Rendi Solihin di Pilkada Kutai Kartanegara tahun 2020,” ucap Eddi Soeparno.

Dengan bergabungnya Golkar dan PAN, tentu menambah kekuatan besar koalisi partai politik yang menyatakan mendukung pasangan Edi-Rendi di Pilkada Kukar. Pasangan Edi-Rendi juga telah mengantongi dukungan dari sejumlah partai, yakni PDI Perjuangan dengan 7 kursi, Gerindra 7 kursi, PKS 3 kursi, Nasdem 2 kursi, Perindo dan PPP masing-masing 1 kursi. Saat ini Edi-Rendi telah didukung sebanyak 39 kursi di DPRD Kutai Kartanegara. Jika ditambah dengan Kursi Golkar (13 Kursi) dan PAN (5 Kursi) maka Total dukungan untuk Edi-Rendi sebanyak 57 Kursi.

Dengan demikian, Bisa saja terjadi apa yang dikatakan oleh Hasanuddin Masud dan jika tidak ada perubahan politik kedepan, maka hampir bisa diprediksi pasangan Edi-Rendi berpotensi besar akan melawan kotak kosong di Pilkada Kukar nanti.


Penulis: Redaksi Apiknews

(Sumber: koran kaltim dan tribun kaltim)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button