Kabar Netizen

Uji Kompetensi untuk 131 Peserta Bidang Migas Dalam Seminggu di Masa Pandemi

Oleh: Luki Tantra

Apiknews.com, – Industri Minyak dan Gas (Migas) adalah industri yang sangat memperhatikan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi kerja. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto sendiri dalam salah satu acara dengan DPR tahun 2020 mengatakan bahwa, keselamatan kerja proyek menjadi salah satu prioritas utama dalam kegiatan produksi di hulu migas.

Masa Pandemi COVID 19 membuat operasional di banyak perusahaan terhambat, termasuk juga di industri Migas. Perusahaan migas banyak menerapkan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) untuk tetap menjalankan roda bisnisnya. Di sisi lain, penerapan K3 juga tetap harus diperhatikan bersamaan dengan mulai bergeliatnya industri Migas.

Karena pentingnya K3 tersebut, Transafe Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Transafe Dharma Persada (LSP TDP) telah melaksanakan pelatihan dan uji kompetensi untuk klien yang bergerak di bidang Migas. Sejak 31 Maret Hingga 7 April 2021 sebanyak 131 Asesi telah melaksanakan pelatihan dan uji kompetensi. Uji Kompetensi dilaksanakan secara daring dan juga tatap muka di lokasi tempat uji kompetensi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Skema yang digunakan menggunakan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang K3 dan Migas. Skema yang akan diadakan ini bervariasi karena job description dan profesi pekerja yang berbeda beda. Skema yang diujikan antara lain:

1. Spesialis Investigasi Insiden
2. Juru Ikat / Rigger
3. Operator Scaffolding / Perancah
4. Pengawas Scaffolding / Perancah
5. Teknisi Bekerja Di Ketinggian
6. Pengawas K3 Migas
7. Sea survival

Dalam menjalankan kegiatan tatap muka, Transafe Indonesia menjalankan Protokol Pencegahan Penularan COVID 19 dengan ketat. Protokolnya antara lain:

1. Melakukan sesi teori dan uji kompetensi untuk sebagian skema sertifikasi secara daring (online)
2. Memastikan Peserta sehat saat datang untjuk menjalankan praktek
3. Mengukur suhu peserta sebelum memasuki lokasi praktek/ uji.
4. Menjaga Jarak Peserta selama praktek / ujian.
5. Mengaktifkan penjernih udara / air purifier selama sesi uji kompetensi dalam kelas.
6. Melakukan desinfektan ruangan dan peralatan uji sebelum dan setelah dipakai.
7. Menggunakan pembatas transparan selama uji kompetensi tatap muka.
8. Dan lain lain sesuai arahan Satgas.

Pembukaan Acara pada 1 April 2021 dihadiri oleh sejumlah petinggi LSP Transafe Indonesia antara lain Ketua LSP Ibu Etria Fatrina dan Manager Mutu Ibu Annissa Rachmawati. Sejumlah asesor yang hadir di pembukaan antara lain Teguh Dony, Luki Tantra, Budi Priyono dan Hardih Airkaya Lumelle. Hadir Juga Secara daring Ibu Ryska Nababan dan Bernardus Besta Heryoga Melalui aplikasi pertemuan.

Video yel yel Peserta dari salah satu perusahaan :

Sri Astuti, Country Marketing Manager Transafe Dharma Persada Group saat dihubungi 8 April 2021 menyatakan merasa bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan klien kepada Transafe. Beliau juga berterimakasih kepad semua tim Transafe yang telah bekerjasama dengan baik dengan pihak LSP sehingga semua proses uji kompetensi berjalan dengan baik.

Beliau juga berpesan bahwa di masa pandemic seperti ini untuk tidak berkutat dengan kesedihan namun waktunya melakukan Upgrade diri. Justru menurut beliau ini adalah saat yang tepat untuk mengambil sertifikasi kompetensi karena harga pelatihan dan uji kompetensi selama pandemic cenderung lebih rendah. Di sisi lain, sertifikasi kompetensi dikeluarkan oleh lembaga negara sekelas BNSP jadi asesi tidak perlu khawatir karena penggunaannya yang luas sampai setingkat ASEAN.

Pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi bidang K3 di masa pandemi ini diharapkan membantu menurunkan tingkat kecelakaan di industri Migas pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Sumber referensi :
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200428/44/1233862/kecelakaan-kerja-hulu-migas-jadi-sorotan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button